Berikut merupakan catatan perjalanan dari Bogor menuju puncak Rinjani dan kembali lagi ke Bogor dalam waktu 10 hari.
Dimulai dari tanggal 25 Desember 2008 hingga 3 Januari 2009.
tim terdiri dari 4 orang. keberangkatan di mulai dari tgl 25 desember malam dari stasiun Senen dengan tujuan Lempuyangan Yogjakarta.
Begitu tiba di Jogja tim langsung naik kereta tujuan Ketapang Banyuwangi kemudian menyebrang menuju Gilimanuk Bali menggunakan kapal Feri.
Tanggal 27 Desember, sesaat setelah sampai di Gilimanuk tim langsung mencari angkutan yang langsung menuju ke Pelabuhan Padang Bai menuju Lombok. dari Padang Bai tim naik kapal Feri lagi dan tiba langsung di terminal bis Mandalika Lombok. dari terminal tim menuju desa Aik Mel, yang merupakan desa persinggahan untuk menuju kaki gunung Rinjani. tim beristirahat semalam di desa ini sebelum melanjutkan perjalanan. pemandangan G.Agung dari atas feri menuju Lombok
keesokan paginya, 28 Desember 2008, tim melanjutkan perjalanan dengan menumpang mobil bak pengangkut sayuran menuju desa di kaki gunung Rinjani, Sembalun. perjalanan disertai hujan gerimis membuat dingin suasana. pemandangan di sepanjang jalan sungguh menakjubkan. barisan bukit-bukit hijau menjulang diselimuti kabut tipis dan udara yang segar,fresh.

pintu gerbang Rinjani
Setelah tiba di Pos Pendakian TNGR, tim langsung mengurus kelengkapan administrasi dan menyiapkan pendakian. cuaca yang mendung dan gerimis tidak menyurutkan semangat kami untuk melanjutkan perjalanan.
Tim memulai pendakian pada pukul 09.00 WITA. perjalanan menuju pos satu menempuh jalur yang landai, dengan vegetasi rerumputan dan savana.
pos 1
selama perjalanan menuju pos 1 Rinjani mata akan termanjakan
oleh luasnya bukit-bukit padang rumput.

pos 2
Perjalanan sepanjang pos 2 diselimuti kabut yang lumayan tebal. jarak pandang semakin pendek mengharuskan tim berjalan beriringan. vegetasi sepanjang jalur masih berupa bukit-bukit savana namun jalur pendakian lebih terjal. di pos 2 tersedia sumber air yang memudahkan pendaki .

perjalanan menuju pos 3
kabut smakin tebal dan disertai gerimis hujan, udara semakin dingin dan pemandangan menjadi tertutup.

pos 3
Di pos 3 terdapat tempat peristirahatan yang bisa dimanfaatkan untuk istirahat sejenak. jalur perjalanan smakin menanjak dan kabut smakin tebal.

perjalanan menuju Plawangan Sembalun
kabut mulai menipis, tim pun berisitirahat sejenak sambil memandangi alam yang disuguhkan Rinjani, sangat menawan.
jalur pendakian menuju Plawangan Sembalun berupa bukit-bukit yang menanjak. sehabis 1 bukit terlewati masih ada bukit lagi, dan begitu seterusnya sampai kira-kira 7 kali.

pagi di Plawangan Sembalun
Plawangan Sembalun merupakan pos terakhir sebelum Summit Attack. di Plawangan Sembalun para pendaki bisa beristirahat dan bermalam disana, karena arealnya cukup luas dan tersedia air bersih. di sini para pendaki juga bisa menikmati pemandangan Danau Segara Anak.

jalur menuju puncak
29 Desember 2008, pagi hari tim memulai pendakian dengan tujuan puncak Rinjani. peralatan yang dibawa cukup seperlunya saja, air minum, makanan ringan/cepat saji, jaket, kamera, dan P3k. medan yang dilalui terjal dan licin. di foto terlihat tenda-tenda pendaki berbaris begitu kecil

terjalnya pendakian
perjalanan menuju puncak melewati medan yang curam, licin, banyak bebatuan, dan tidak ditemukan lagi tumbuhan. perlu kehati-hatian yang tinggi agar tidak terpeleset.

puncak Rinjani 3726 Mdpl
puncak Rinjani akhirnya dipijak. awan berarak dengan cepat membuat pemandangan indah tertutup. Areal puncak Rinjani tidak luas sehingga ketika pendaki sedang ramai, untuk foto harus bergantian.

Gunung Baru dan Segara Anak dari puncak
awan bergerak menjauh dan terlihatlah Gunung Baru dan Segara Anak dari puncak, sungguh indah. setelah puas foto-foto dan mengganjal perut tim bergegas turun karena sudah siang dan mulai gerimis. perjalanan turun dari puncak terasa lebih cepat karena jalur menurun dan bisa berlari asal hati-hati.

jalur turun
jalur berada di punggungan dengan kanan kiri jurang. hati-hati!
sebelum turun, tim bermalam lagi di Plawangan Sembalun untuk melepas lelah dan menyiapkan energi untuk perjalanan turun. tanggal 30 Desember 2008 pagi tim bergerak turun dari Plawangan Sembalun menuju Sembalun. perjalanan terasa cepat dan tim tiba di Pos Pendakian awal malam hari sekitar pukul 19.00 WITA.
tim bermalam lagi di pos pendakian awal. 31 Desember 2008 dengan menumpang bis mini tim meninggalkan kaki Gunung Rinjani menuju pantai Senggigi dan melewati malam tahun baru 2009 di sana.
Amazing travelling!
BY DEBLO TEAM

senggigi dipagi hari



